Masalah Organ Intim Wanita
Masalah organ intim pada wanita biasanya seputar keputihan dan infeksi jamur. Padahal, selain kedua masalah tersebut, masih banyak masalah organ intim wanita yang perlu diketahui karena fatal akibatnya bila sampai mengalaminya. 

Berikut 6 masalah yang sering terjadi pada organ intim wanita:
1.  Vulvodynia
Gejala umum dari Vulvodynia yaitu rasa nyeri serta terbakar di area vulva. Saat ini belum dapat diketahui penyebab pastinya, namun banyak yang mengaitkan dengan perubahan hormon, adanya peradangan maupun masalah syaraf pada vulva. Cara untuk menghindarinya adalah hindari menggunakan pakaian ketat, membersihkan keringat setelah berolah raga dan mencuci Miss V setelah berhubungan dengan suami. 

2. Trichomoniasis
Merupakan penyakit menular seksual yang wajib diwaspadai. Menurut Arlene Kelber, MD, seorang dokter kandungan pada Brook University Hospital, masalah pada organ intim ditandai dengan keluarnya cairan lendir berwarna kuning pada vagina yang merupakan bukan keputihan. Penyakit ini dapat disembuhkan dengan mengkonsumsi antibiotik dari dokter.

3. Bacterial vaginosis (BV)
BV berbeda dengan infeksi pada organ intim lainnya karena BV tidak disebabkan oleh faktor luar. BV disebabkan adanya ketidakseimbangan bakteri di dalam vagina. Entah bakteri tersebut merupakan bakteri baik atau bakteri buruk. Dibanding infeksi lainnya, BV sebenarnya tidak terlalu parah, namun tidak berarti Bunda boleh menyepelekannya lho. Mendiamkan BV tanpa mengobatinya akan membawa pada masalah organ intim yang lebih serius.

4. Benjolan
Seringkali kita merasakan benjolan di area vagina. Benjolan ini biasanya muncul akibat anda baru menjalani cukur rambut atau waxing. Namun jika anda tidak merasa melakukan pembersihan rambut namun ada benjolan, sebaiknya anda waspada. Benjolan ini bisa jadi karena dipicu oleh kista Bartholin. Di dalam vagina ada dua kelenjar Bartholin, kelenjar ini mengeluarkan cairan pelumas, namun saat cairan ini tersumbat maka akan ada benjolan yang akan timbul. Tak jarang benjolan ini menjadi bengkak dan terinfeksi. Untuk mencegah supaya tidak bertambah parah, anda dapat mengompresnya dengan air hangat secara rutin.

5. Varises vulva
Tak hanya pada kaki, varises juga dapat terjadi pada vulva. Umumnya terjadi pada wanita yang sedang hamil. Hal ini dikarenakan adanya tekanan dari rahim, tekanan darah meningkat, serta sering berdiri lama dengan kondisi menahan beban.

6. Vaginismus
Vaginismus adalah suatu kondisi dimana setiap melakukan hubungan dengan suami, anda selalu merasakan nyeri mulai dari vagina hingga panggul. Bahkan beberapa wanita dengan kondisi ini tak sanggup untuk berhubungan suami istri. Hingga saat ini belum diketahui penyebabnya secara pasti. Pada beberapa kasus vaginismus dipicu oleh pelecehan seksual di masa lalu atau adanya cedera. 


Semoga bermanfaat ^_^

Salam
The Lucky Stores


Sumber: Dokterku